LUPA adalah penyakit yang selama ini gak ilang-ilang dari jiwaku. Ya mau gimana lagi, tau-tau udah ada. hehe 
Akhir-Akhir ini, sering banget nie penyakit nongol. ya sebenernya sih tiap hari, tapi sekarang ini masalahnya gawat 
beberapa kali aku lupa beli bensin, lah padahal motor adalah teman paling setia sekarang ini.
nah seringnya kejadiannya tuch gini, dari kantor, rumah, ataupun tempat aku tugas, aku inget buat beli bensin, eh pas dijalan lebih tepatnya pom bensinnya udah lewat, aku baru inget. hadeeeh =,="
padahal tau gak, jarak antara pom bensin satu dengan pom bensin yang lain jauuuuuuh banget. alhasil, cuma modal NEKAT + KOMAT-KAMIT aja 
ya syukurnya, aku gak pernah keabisan ampeg mogok tuh motor. hehe
*dan semoga gak akan pernah
*
nah, berhubung aku inget ma penyakit yang satu ini, browsing lah saya tentangnya.
kamu pelupa juga kayak saya ? yuk capcus langsung ke artikelnya 
***
kunci mobilku dimana ?????
“Aduh.. ,tadi kan ditaruh di meja depan,baru 5 menit kok sudah lupa….
Ini adalah salah satu contoh tentang sifat lupa. Kalau sekali – sekali kita alami, berarti masih wajar. Namun kalau terlalu sering….ini harus di waspadai, karena bisa jadi pertanda sebuah penyakit. *termasuk yang manakah kamu ?
*
Oke sahabat…inilah penyebab utama sifat pelupa :
1. Asupan Makanan
Menjadi pikun bisa disebabkan oleh pola makan kita yang salah. Terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak dan minyak bisa memicu terjadinya penebalan pembuluh darah yang mengakibatkan peredaran darah ke seluruh tubuh melambat. Akhirnya otak kita kekurangan persediaan darah, sehingga tidak dapat bekerja secara optimal (yang kemudian kita artikan sebagai sering lupa).
Menurut dr Waluyo Soerjodibroto, MSc, SpGK(K), spesialis gizi klinis dari Departemen Gizi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, yang kita perlu lakukan adalah menganut prinsip menu makan 4 sehat dan 5 sempurna dalam porsi yang cukup. Kita juga bisa menambahkan asupan vitamin B dan C, atau kombinasi keduanya. Untuk hasil yang optimal, usaha kita tersebut harus selalu didukung dengan latihan otak, seperti latihan mengingat.
2. Terlalu fokus perhatian dan pikiran
Ternyata kesibukan dan rasa cemas juga mampu membuat kita mudah lupa. Mengapa? Jika kita terlampau fokus pada ketakutan dan pemikiran negatif secara terus-menerus, maka semakin sedikit pula energi otak kita yang dialokasikan untuk mencari informasi di otak.
Jadi, jika kita sedang dalam keadaan stres atau tertekan, cobalah untuk bisa menenangkan diri dan atur napas sambil terus berpikir positif, saran Ivan Sujana, psikolog bidang klinis. Jika takut ada jadwal penting yang terlupakan, buatlah catatan khusus mengenai aktivitas kita selama sehari penuh. Kemudian, jangan lupa untuk melatih kerja otak kita dengan memperbanyak latihan mengingat, seperti mengisi teka-teki silang atau bermain Sudoku. Atau cara lain yang lebih sederhana, yaitu mengingat huruf terakhir pada setiap plat kendaraan.
3. Kurang Olahraga
Rutin melakukan olahraga tidak hanya baik untuk jantung, melainkan juga untuk memperlancar peredaran darah ke seluruh tubuh, terutama otak. Agar kerja otak bisa maksimal, maka kita perlu asupan oksigen yang banyak dari pompa arteri yang sehat. Jadi jika tidak ingin cepat pikun, rajinlah berolahraga.
Dr Michael Triangto, spesialis kedokteran olahraga dari RS Mitra Kemayoran dan Slim+Health Sport Theraphy, menyarankan agar kita rutin melakukan olahraga, seperti jalan cepat, joging, renang, bersepeda, dan aerobik berintensitas ringan selama 30 menit atau lebih. Tidak hanya itu, kita juga perlu memerhatikan kualitas udara dan lingkungan saat melakukan olahraga.
4. Kadar gula darah tinggi
Penyimpanan memori bisa terganggu akibat tingginya gula darah Anda. Awas, kondisi ini bisa menggangu bagian otak yang berhubungan dengan memori. Jika memiliki riwayat keluarga penderita penyakit kencing manis, sebaiknya kendalikan asupan gula Anda. Lakukan juga tes gula darah secara rutin.
Dan, jangan lupa menjaga pola makan sehat serta tetap aktif. Jalan kaki adalah salah satu alternatif efektif mencegah diabetes.
5. Kurang Istirahat
Otak mengandalkan aktivitas tidur untuk menyimpan memori baru. Dalam sebuah penelitian, responden yang tidur enam jam setiap malam selama dua minggu mungkin tidak merasa kurang tidur. Namun, setelah dilakukan tes memori secara substansial, hasilnya mereka sulit mengingat memori jangka pendek.
Pertajam daya ingat Anda dengan membuat prioritas istirahat yang cukup. Jika Anda tidak bisa, coba lakukan tidur pendek selama enam menit saat tubuh terasa lelah. Cara ini bisa meningkatkan kinerja dan memicu proses memori penting dalam otak.
6. Mendengkur
Mendengkur tak hanya mengganggu kualitas tidur, tapi juga bisa menurunkan daya ingat. Saat tidur mendengkur, saluran napas Anda akan terblokir, sehingga memotong oksigen beberapa detik pada suatu waktu dan menyebabkan sel-sel otak ‘kelaparan’.
Menurut penelitian, pria lebih sering mendengkur dibandingkan wanita. Dan, faktor risiko lainnya, kebiasaan ini bisa muncul karena kelebihan berat badan atau berusia lebih dari 40 tahun.
Nah, jika Anda atau pasangan punya kebiasaan mendengkur, sebaiknya Anda berkonsultasi pada dokter. Anda mungkin perlu memakai perangkat khusus untuk mengatasi mendengkur saat tidur agar aliran oksigen bisa lancar menuju otak. Dengan begitu, daya ingat Anda bisa kembali meningkat.
7. Metabolisme menurun
Jika hal ini terjadi, kemungkinan Anda memiliki masalah tiroid. Hormon tiroid mengontrol metabolisme tubuh. Bila produksinya terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat mengganggu sel-sel otak, yang dapat memperlambat masuknya informasi ke otak. Solusi: tak ada salahnya Anda memeriksakan diri ke dokter untuk mengatasi masalah ini.
8. Usia lebih dari 65 tahun
Di usia ini, manusia akan lebih sulit untuk menyerap vitamin B12 dari makanan. Kekurangan B12 serius dapat menyebabkan penyakit Alzheimer atau pikun. Karena itu, seiringnya bertambah usia, lakukan konsultasi dengan dokter untuk mengetahui cara meningkatkan asupan B12, misalnya dengan suplemen. Selain manula, penganut vegetarian juga seringkali kekurangan vitamin B12.
9. Mengalami depresi
Penderita depresi berat juga mengalami gangguan pada sel-sel otak. Bahkan, ketika depresi berlangsung, ada kemungkinan kondisi ini bisa membunuh sel-sel otak, sehingga menyebabkan daya ingat ‘merosot’.
Solusinya, segera cari pengobatan. Pasalnya, makin banyak sel-sel otak yang ‘hilang’, daya ingat akan makin sulit ditingkatkan.
10. Mengonsumsi obat alergi atau pil tidur
Obat-obatan untuk mengatasi masalah seperti insomnia, alergi, dan gangguan perencanaan, ternyata juga juga bisa menyebabkan fungsi otak terganggu. Maka itu, sebelum mengonsumsi obat ini sebaiknya konsultasikan dulu pada dokter agar daya ingat Anda tidak ikut terganggu.
11. Terlalu banyak kosumsi obat
Jika mengonsumsi lima atau lebih obat, Anda berisiko tinggi mengalami gangguan daya ingat. Karena itu, pastikan dokter tahu semua obat yang Anda konsumsi. Jika sebuah iklan farmasi tampak menggiurkan, jangan langsung tergoda. Sebaiknya minimalkan konsumsi obat bebas atau hanya konsumsi obat sesuai dengan resep.
Penyimpanan memori bisa terganggu akibat tingginya gula darah Anda. Awas, kondisi ini bisa menggangu bagian otak yang berhubungan dengan memori. Jika memiliki riwayat keluarga penderita penyakit kencing manis, sebaiknya kendalikan asupan gula Anda. Lakukan juga tes gula darah secara rutin.
Dan, jangan lupa menjaga pola makan sehat serta tetap aktif. Jalan kaki adalah salah satu alternatif efektif mencegah diabetes.
5. Kurang Istirahat
Otak mengandalkan aktivitas tidur untuk menyimpan memori baru. Dalam sebuah penelitian, responden yang tidur enam jam setiap malam selama dua minggu mungkin tidak merasa kurang tidur. Namun, setelah dilakukan tes memori secara substansial, hasilnya mereka sulit mengingat memori jangka pendek.
Pertajam daya ingat Anda dengan membuat prioritas istirahat yang cukup. Jika Anda tidak bisa, coba lakukan tidur pendek selama enam menit saat tubuh terasa lelah. Cara ini bisa meningkatkan kinerja dan memicu proses memori penting dalam otak.
6. Mendengkur
Mendengkur tak hanya mengganggu kualitas tidur, tapi juga bisa menurunkan daya ingat. Saat tidur mendengkur, saluran napas Anda akan terblokir, sehingga memotong oksigen beberapa detik pada suatu waktu dan menyebabkan sel-sel otak ‘kelaparan’.
Menurut penelitian, pria lebih sering mendengkur dibandingkan wanita. Dan, faktor risiko lainnya, kebiasaan ini bisa muncul karena kelebihan berat badan atau berusia lebih dari 40 tahun.
Nah, jika Anda atau pasangan punya kebiasaan mendengkur, sebaiknya Anda berkonsultasi pada dokter. Anda mungkin perlu memakai perangkat khusus untuk mengatasi mendengkur saat tidur agar aliran oksigen bisa lancar menuju otak. Dengan begitu, daya ingat Anda bisa kembali meningkat.
7. Metabolisme menurun
Jika hal ini terjadi, kemungkinan Anda memiliki masalah tiroid. Hormon tiroid mengontrol metabolisme tubuh. Bila produksinya terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat mengganggu sel-sel otak, yang dapat memperlambat masuknya informasi ke otak. Solusi: tak ada salahnya Anda memeriksakan diri ke dokter untuk mengatasi masalah ini.
8. Usia lebih dari 65 tahun
Di usia ini, manusia akan lebih sulit untuk menyerap vitamin B12 dari makanan. Kekurangan B12 serius dapat menyebabkan penyakit Alzheimer atau pikun. Karena itu, seiringnya bertambah usia, lakukan konsultasi dengan dokter untuk mengetahui cara meningkatkan asupan B12, misalnya dengan suplemen. Selain manula, penganut vegetarian juga seringkali kekurangan vitamin B12.
9. Mengalami depresi
Penderita depresi berat juga mengalami gangguan pada sel-sel otak. Bahkan, ketika depresi berlangsung, ada kemungkinan kondisi ini bisa membunuh sel-sel otak, sehingga menyebabkan daya ingat ‘merosot’.
Solusinya, segera cari pengobatan. Pasalnya, makin banyak sel-sel otak yang ‘hilang’, daya ingat akan makin sulit ditingkatkan.
10. Mengonsumsi obat alergi atau pil tidur
Obat-obatan untuk mengatasi masalah seperti insomnia, alergi, dan gangguan perencanaan, ternyata juga juga bisa menyebabkan fungsi otak terganggu. Maka itu, sebelum mengonsumsi obat ini sebaiknya konsultasikan dulu pada dokter agar daya ingat Anda tidak ikut terganggu.
11. Terlalu banyak kosumsi obat
Jika mengonsumsi lima atau lebih obat, Anda berisiko tinggi mengalami gangguan daya ingat. Karena itu, pastikan dokter tahu semua obat yang Anda konsumsi. Jika sebuah iklan farmasi tampak menggiurkan, jangan langsung tergoda. Sebaiknya minimalkan konsumsi obat bebas atau hanya konsumsi obat sesuai dengan resep.
***
kalau tadi kita membahas tentang penyebab sifat pelupa. sekarang kita akan membahs tips menghindari sifat lupa. cekidot :D
Pilih waktu yang tepat untuk berpikir
Pada yang tua, pagi hari merupakan waktu yang paling pas untuk berpikir. Sedangkan pada sebagian besar orang yang lebih muda, waktu sianglah yang paling cocok. Carilah sendiri waktu mana yang paling nyaman bagi Anda bila hendak memeras otak.
Pelajari pengetahuan baru
Dengan mempelajari hal baru, otak akan terlatih untuk mengingat dan mengolah data. Setiap kali ada informasi pengetahuan baru tak ada salahnya Anda pelajari sekedar men-charge otak Anda.
Catat hal-hal yang penting
Catatlah selalu hal-hal ingin Anda ingat. Karena tulisan lebih bisa diandalkan daripada ingatan. Letakkan catatan tersebut tempat yang mudah terlihat. Misalnya di atas meja kerja atau di depan cermin di rumah. Sehingga hal penting tersebut itu senantiasa ada dalam ingatan Anda.
Milikilah keterampilan
Mempelajari keterampilan baru dan kemudian melatihnya secara berkelanjutan terbukti mampu meningkatkan kemampuan ingatan manusia. Pilihlah ketrampilan yang m,enarik minat Anda. Misalnya merangkai bunga, kursus montir, belajar musik, dan sebagainya.
Biasakan berpikir alternatif
Setiap kali menyelesaikan pekerjaan atau menghadapi masalah, biasakan untuk memiliki cadangan solusi. Sehingga jika solusi yang satu gagal, Anda masih memiliki alternatif solusi yang lain. Memiliki lebih dari dua alternatif akan lebih baik.
Berteman dengan orang yang pintar
Penelitian membuktikan orang yang berada di lingkungan yang terdiri dari orang-orang yang pintar dan cerdas, akan terbawa cerdas pula. Karena lingkungan memang saling mempengaruhi. Maka jika ingin pintar bergaullah dengan orang yang pintar. Ini bisa mencegah ''''pelupa''''.
Beri perhatian pada hal-hal yang perlu Anda ingat
Setiap kali Anda menghadapi hal yang penting, cobalah untuk memberi perhatian lebih. Misalnya ketika Anda bertemu klien bisnis baru, ingat dan catat namanya dengan baik. Konsentrasikan pikiran Anda pada hal yang penting itu. Dengarkan musik Mendengarkan musik, bukan cuma bermanfaat bagi ibu-ibu yang tengah mengandung. Mendengarkan musik yang lembut saat Anda suntuk diyakini dapat menyegarkan otak bahkan jiwa Anda. Cobalah menikmati musik dengan keadaan rileks. Hal ini akan membuat pikiran Anda lebih segar dan jernih. Karena dalam keadaan tenang, darah akan mengalir lancar ke otak Anda. Berolahragalah Olahraga secara secara teratur terbukti meningkatkan kinerja fisik dan otak Anda. Alasannya, karena saat berolahraga pasokan oksigen ke dalam tubuh akan meningkat drastis. Termasuk pula pasokan untuk otak. Di samping itu, olahraga juga dapat merangsang peningkatan neurotrofin di dalam tubuh.
Pada yang tua, pagi hari merupakan waktu yang paling pas untuk berpikir. Sedangkan pada sebagian besar orang yang lebih muda, waktu sianglah yang paling cocok. Carilah sendiri waktu mana yang paling nyaman bagi Anda bila hendak memeras otak.
Pelajari pengetahuan baru
Dengan mempelajari hal baru, otak akan terlatih untuk mengingat dan mengolah data. Setiap kali ada informasi pengetahuan baru tak ada salahnya Anda pelajari sekedar men-charge otak Anda.
Catat hal-hal yang penting
Catatlah selalu hal-hal ingin Anda ingat. Karena tulisan lebih bisa diandalkan daripada ingatan. Letakkan catatan tersebut tempat yang mudah terlihat. Misalnya di atas meja kerja atau di depan cermin di rumah. Sehingga hal penting tersebut itu senantiasa ada dalam ingatan Anda.
Milikilah keterampilan
Mempelajari keterampilan baru dan kemudian melatihnya secara berkelanjutan terbukti mampu meningkatkan kemampuan ingatan manusia. Pilihlah ketrampilan yang m,enarik minat Anda. Misalnya merangkai bunga, kursus montir, belajar musik, dan sebagainya.
Biasakan berpikir alternatif
Setiap kali menyelesaikan pekerjaan atau menghadapi masalah, biasakan untuk memiliki cadangan solusi. Sehingga jika solusi yang satu gagal, Anda masih memiliki alternatif solusi yang lain. Memiliki lebih dari dua alternatif akan lebih baik.
Berteman dengan orang yang pintar
Penelitian membuktikan orang yang berada di lingkungan yang terdiri dari orang-orang yang pintar dan cerdas, akan terbawa cerdas pula. Karena lingkungan memang saling mempengaruhi. Maka jika ingin pintar bergaullah dengan orang yang pintar. Ini bisa mencegah ''''pelupa''''.
Beri perhatian pada hal-hal yang perlu Anda ingat
Setiap kali Anda menghadapi hal yang penting, cobalah untuk memberi perhatian lebih. Misalnya ketika Anda bertemu klien bisnis baru, ingat dan catat namanya dengan baik. Konsentrasikan pikiran Anda pada hal yang penting itu. Dengarkan musik Mendengarkan musik, bukan cuma bermanfaat bagi ibu-ibu yang tengah mengandung. Mendengarkan musik yang lembut saat Anda suntuk diyakini dapat menyegarkan otak bahkan jiwa Anda. Cobalah menikmati musik dengan keadaan rileks. Hal ini akan membuat pikiran Anda lebih segar dan jernih. Karena dalam keadaan tenang, darah akan mengalir lancar ke otak Anda. Berolahragalah Olahraga secara secara teratur terbukti meningkatkan kinerja fisik dan otak Anda. Alasannya, karena saat berolahraga pasokan oksigen ke dalam tubuh akan meningkat drastis. Termasuk pula pasokan untuk otak. Di samping itu, olahraga juga dapat merangsang peningkatan neurotrofin di dalam tubuh.
oke, sekian info juga curhat dari saya. kurang lebihnya saya mohon maaf :D
Semoga bermanfaat buat kita semua
Semoga bermanfaat buat kita semua
http://sejutainfo.wordpress.com
http://yupazq.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan tinggalkan comment :)